Mental Abuser, Sifat Lelaki yang Harus Dihindari Wanita

Mental Abuser

Mental abuser atau mental abuse adalah sebuah kekerasan mental atau kekerasan yang dilakukan secara mental, yang mengakibatkan kerusakan mental maupun fisik pada korban.

Dan percayalah, sikap lelaki seperti ini, wajib untuk dihindari, seperti yang akan dibahas di Woman Daily kali ini, tentang mengenali ciri-ciri lelaki dengan mental abuse serta bagaimana mengatasinya.
Mirisnya lagi, kebanyakan korban dari mental abuse ini adalah wanita, dan seringnya wanita-wanita tersebut sulit melepaskan diri dari pelaku lelaki mental abuse.

Ada yang memang sudah terlalu dalam mengalami kerusakan mental akibat berlarut-larut dikendalikan oleh lelaki seperti ini, ada juga yang sebagian terpaksa bertahan karena terikat pernikahan, terlebih jika sudah punya anak-anak.


Ciri-Ciri Lelaki dengan Mental Abuse


Banyaknya wanita yang menjadi korban dari lelaki mental abuse ini, bisa jadi karena kurangnya pengetahuan tentang ciri-ciri lelaki dengan mental yang salah seperti ini, sehingga kebanyakan wanita membiarkan dirinya jatuh dan berlarut-larut dalam lingkaran perlakuan lelaki seperti ini.

Mental Abuser

Karenanya, penting banget, untuk mengenali ciri-ciri lelaki dengan mental abuser atau mental abuse yaitu: 


1. Lelaki yang selalu melimpahkan semua kesalahan kepada pasangannya


Lelaki seperti ini, akan dengan mudahnya melakukan kesalahan, tapi juga dengan mudahnya akan melimpahkan semua kesalahan tersebut kepada pasangannya.

Mereka selalu pandai berkelit dari semua kesalahannya, malah ujung-ujungnya membuat kesalahan tersebut seolah berada pada pasangannya.


2. Lelaki yang membuat pasangannya merasa bersalah dan mengintimidasinya


Lelaki dengan mental abuse, bukan hanya pandai membuat kesalahan jadi ada pada pasangannya, dan mirisnya lagi, pasangannya akan merasa itu memang salahnya, lalu merasa bersalah.

Setelah itu, lelaki seperti ini akan memanfaatkan rasa bersalah pasangannya, untuk mengintimidasinya, salah satunya memaksa pasangannya untuk mau melakukan sesuatu, bahkan yang tidak disukainya. 


3. Lelaki yang suka mengontrol pasangannya secara berlebihan


Lelaki yang sering peduli akan keberadaan pasangan memang menyenangkan, kadang wanita berpikir kalau itu adalah bentuk care dari seorang yang instimewa.

Namun jika kontrol yang diberikan sudah terlalu berlebihan, terlebih masuk dalam tahap pemaksaan, ancaman hingga intimidasi agar mau dikontrol, maka beware ladies, itu adalah ciri-ciri lelaki dengan mental abuse yang wajib dihindari.


4. Lelaki yang sering menghina pasangannya


Ada loh lelaki seperti ini, yang selalu tak segan menyakiti hati pasangannya dengan kata-kata yang kasar dan menghina serta merendahkannya.

Entah dengan sebutan yang buruk dan merendahkan, maupun dengan kata-kata kasar yang tidak pantas diucapkan bahkan ke orang lain sekalipun, apalagi buat pasangan.  


5. Lelaki yang merasa paling berkuasa


Lelaki memang diberi kelebihan sebagai pemimpin bagi wanita, tapi bukan berarti menjadi seorang pemimpin yang merasa paling berkuasa, sehingga semena-mena terhadap yang dipimpin, dalam hal ini, pasangannya.

Lelaki seperti ini, akan menganggap dirinya sebagai penguasa, dan pasangannya harus tunduk atas semua kehendak dan perintahnya.


6. Lelaki yang mengabaikan perasaan pasangannya


Ciri paling sering kita temui dari lelaki mental abuse adalah mengabaikan perasaan pasangannya, di mana jangankan mau peka dengan perasaan pasangannya, bahkan ketika pasangannya telah terluka dan menangis pun, si lelaki tak akan pernah sabar, malah semakin merendahkan dan mengejek pasangan wanitanya.

Di masa sekarang, lelaki seperti ini sering kita temui sebagai suami yang tidak peduli perasaan istrinya. Dan mirisnya lagi, kebanyakan istri memilih bertahan dengan lelaki mental abuse seperti ini.  


Cara Menghadapi Lelaki dengan Mental Abuse


Membayangkan berhubungan dengan lelaki yang punya ciri-ciri mental abuse di atas saya, membuat jiwa terasa lelah ya.

Mental Abuser

Apalagi menjalaninya.
Kebayang banget kan bagaimana hancurnya mental seseorang, jika terlalu lama berada dalam lingkaran lelaki seperti itu.

Sayangnya, masih banyak wanita yang sulit keluar, bahkan tidak sadar bahkan jika mentalnya sudah rusak, karena kelakukan lelaki seperti ini.

Padahal, kesehatan mental itu penting adanya, dan bertahan berlama-lama dengan lelaki seperti itu hanya akan membuat mental wanita semakin rusak.

Lalu, bagaimana sih cara mengatasi atau menghadapi lelaki dengan mental abuse?

    

1. Jika hubungan belum terlalu jauh, segera tinggalkan selagi ada waktu


Bagi wanita yang memang baru saja mengenal lelaki dengan ciri-ciri mental abuse, jangan menunggu dengan harapan si lelaki akan berubah, segera tinggalkan.

Karena berhubungan dengan lelaki seperti itu hanya akan membuat kita menjadi sangat lelah dan berdampak pada kerusakan mental.

Lelaki dengan mental abuse sangat pandai memanipulasi keadaan, sehingga akan sangat sulit bisa menemukan jalan keluar, jika hubungan sudah terlampau jauh.

So, sebelum terlalu jauh, get out ladies!  


2. Pahami kalau mental abuse lelaki, bukan tanggung jawab pasangan atau wanita


Ada kalanya, wanita tak mau meninggalkan lelaki dengan mental yang merusak diri kita, hanya karena merasa kasian atau bahkan cinta, dan berpikir akan menyertai si lelaki untuk berubah.

Berbeda dengan penyakit fisik, mental abuse jauh lebih berbahaya ya ladies!
Karena penyakit fisik, biasanya tidak menulari orang di sekitarnya, sementara penyakit mental, bukan hanya menulari, tapi juga membuat jauh lebih sekarat ketimbang penderita mental awalnya.

Jadi, pahamilah, bahwa kesehatan mental setiap orang, terutama lelaki, adalah tanggung jawab masing-masing, tak perlu menjadi pahlawan kesiangan untuk lelaki pelaku mental abuse.


3. Jika sudah terlalu jauh dalam hubungan, cobalah untuk mem prioritaskan diri sendiri


Ada kalanya, wanita yang sulit keluar dari lingkaran lelaki bermental buruk ini, lantaran telah terikat hubungan yang lebih jauh.

Hubungan pernikahan misalnya, terutama jika sudah mempunyai anak, lalu wanitanya tak punya penghasilan sendiri, mau tidak mau harus selalu bertahan dalam rongrongan lelaki tersebut.

Jika seperti ini, sebaiknya belajarlah untuk lebih tegas, mulailah mencintai diri sendiri, ubahlah prioritas untuk diri sendiri.

Hal ini bukan egois kok, tapi demi kesehatan mental kita sendiri.


4. Jangan diam, segera cari bantuan profesional


Jika merasa mental telah rusak dikarenakan sikap buruk lelaki mental abuse, jangan diam saja.
Segeralah cari bantuan profesional, dari yang berkompeten di bidangnya.

Jangan menunda, hingga mental kita jadi semakin rusak oleh sikap lelaki yang salah.

 

5. Cari dukungan dari orang terdekat yang tulus


Dukungan orang-orang terdekat, amat sangat berperan dalam menghadapi lelaki dengan mental abuse yang merusak mental hingga fisik seorang wanita.

Maka jangan menutup diri dari dukungan orang-orang terdekat dan tercinta, bahkan, carilah dukungan, bukan menunggu datangnya dukungan tersebut.


Penutup


Kesehatan mental itu, penting banget ya ladies, dan jika sudah rusak, akan sulit diperbaiki lagi.
Karenanya, utamakan untuk cintai selalu diri sendiri terlebih dahulu, sebelum mencintai orang lain, terutama lelaki.

Jika kita selalu mencintai diri sendiri, maka akan lebih aware dengan tindak tanduk lelaki mental abuse yang kadang mendekat dengan semua manipulasinya.

Lebih baik menjauh, daripada menyesal.
Karena lelaki dengan mental abuse adalah sosok lelaki red flag banget buat sebuah hubungan, dan wajib dihindari oleh wanita.


Sidoarjo, 20 Juli 2022

Sumber: opini pribadi
Gambar: Canva edit by Rey
Next Post Previous Post