Tips Menghindari Pelecehan Seksual Pada Wanita di Tempat Kerja

Tips Menghindari Pelecehan Seksual Pada Wanita di Tempat Kerja

Pelecehan seksual pada wanita, khususnya di tempat kerja, sepertinya tak pernah ada ujungnya. Mirisnya lagi, berbagai kasus pelecehan ini, amat sangat sulit mendapatkan keadilan secara hukum di negara ini.

Woman Daily kali ini, akan berbagi informasi dan opini tentang hal ini, berdasarkan pengalaman saya sebagai penulis, yang juga pernah bekerja kantoran, maupun di proyek, dengan rekan kerja yang hampir semuanya laki-laki.

Pada dasarnya, pelecehan seksual pada wanita, sangat bisa kita hindari, atau setidaknya jika memang akhirnya masih mengalami bentuk pelecehan tersebut, itu berarti memang kita sedang benar-benar apes.
Karena berbagai cara telah kita lakukan.

Jadi, jangan berharap tidak akan pernah mengalami pelecehan seksual, sementara tidak ada yang kita lakukan untuk menghindari hal tersebut.
Di luar konsep, bahwa pelecehan seksual terhadap wanita memang harus kita perangi.


Apa itu Pelecehan Seksual Pada Wanita

Tips Menghindari Pelecehan Seksual Pada Wanita di Tempat Kerja

Pelecehan seksual pada wanita adalah segala bentuk tindakan yang bersifat seksual yang dilakukan kepada wanita dan tidak bisa diterima, sehingga membuat wanita merasa terhina, dipermalukan ataupun terintimidasi.


Macam-Macam Bentuk Pelecehan Seksual pada Wanita di Tempat Kerja


Adapun macam-macam bentuk pelecehan seksual pada wanita di dunia kerja ada beragam bentuknya, di antaranya:

Tips Menghindari Pelecehan Seksual Pada Wanita di Tempat Kerja

Pelecehan seksual dalam bentuk verbal

Pelecehan seksual dalam bentuk verbal kepada wanita, bisa berupa hal-hal yang mungkin bermula atau berlindung dari kata 'bercanda' tapi berlebihan yang tidak bisa diterima oleh wanita, seperti:
  • Menatap atau mengerling yang berlebihan sehingga membuat wanita jadi tidak nyaman bahkan terganggu.
  • Memberikan komentar atau lelucon yang menyinggung hal seksual dan bikin tidak nyaman.
  • Mengajak berkencan secara memaksa.
  • Memberikan pertanyaan yang menganggu tentang kehidupan pribadi wanita atau bagian tubuh wanita. 
  • Menghina atau meledek yang menyinggung hal seksual.
  • Sengaja menunjukkan gambar seksual yang mengganggu melalui media apapun seperti buku, email, media sosial, atau pesan singkat.
  • Sengaja mengakses situs-situs internet yang bersifat seksual dan memperlihatkan kepada wanita.
  • Melakukan hal-hal yang tak pantas di akun media sosial wanita.

Pelecehan seksual dalam bentuk sentuhan

Selain dalam bentuk verbal, pelecehan seksual di tempat kerja juga bisa berbentuk sentuhan. Biasanya hal ini juga sama, bermula dari bercanda, namun berlebihan sampai ke sentuhan yang dirasa tidak sopan oleh wanita.

Misal, sengaja menyentuh area sensual wanita, bahkan sengaja memeluk bahkan mencium wanita dan membuat wanita jadi merasa terganggu dan dipermalukan.

Pelecehan seksual dalam bentuk pemaksaan

Jika bentuk pelecehan seksual pada wanita di tempat kerja melalui verbal dan sentuhan dibiarkan, bisa memungkinkan dilanjutkan dengan bentuk pelecehan secara pemaksaan.

Misal, memaksa memeluk, mencium, bahkan menggesekan area vitalnya ke tubuh wanita yang membuat sang wanita merasa dipermalukan.


Penyebab Pelecehan Seksual di Tempat Kerja


Berdasarkan pengalaman saya bekerja di tempat kerja yang rekan kerjanya mayoritas laki-laki, ada beberapa penyebab terjadinya pelecehan seksual, selain dari pihak pelaku yang memang punya kelainan mental.

Tips Menghindari Pelecehan Seksual Pada Wanita di Tempat Kerja

Di antaranya:

Ada kesempatan 

Adanya kesempatan atau kondisi yang memungkinkan terjadinya pelecehan seksual, menjadi salah satu penyebab utama terjadinya hal tersebut.

Misal, ada kesempatan berdua dengan korban, atau kesempatan berada di tempat yang sepi sehingga si pelaku merasa dengan mudah bisa melakukan pelecehan tersebut.

Ada respon seolah membiarkan pelecehan

Ini adalah salah satu bentuk dari kesempatan di mana terjadinya pelecehan di tempat kerja, bermula dari respon pembiaran dari wanita.

Misal, seorang wanita yang terbiasa disentuh rekan kerja laki-laki, entah itu menyentuh bahu atau pundak, juga tangan.

Sekali dua kali disentuh dan nggak ada protes, sang lelaki menilai kalau wanita tersebut memberikan white flag untuk bisa disentuh-sentuh.

Bukan hanya itu, wanita yang ketika diajak bercanda hal-hal seksual, menanggapi dengan ikut tertawa, akan membuat lelaki melihat adanya kesempatan melakukan pelecehan lebih jauh.


Tips Menghindari Pelecehan Seksual di Tempat Kerja


Lalu bagaimana sih cara agar bisa menghindari pelecehan seksual di tempat kerja? terutama jika kita bekerja di perusahaan yang kurang tegas menindak pelaku pelecehan, sebagai sesuatu yang penting untuk ditindaki?

Tips Menghindari Pelecehan Seksual Pada Wanita di Tempat Kerja

Kalau berdasarkan pengalaman saya, begini caranya:

1. Punya power atas diri sendiri

Yup, punyai power!
Pada dasarnya, semua karyawan bisa mempunyai sebuah kekuatan yang bersumber dari dirinya sendiri, yang membuat perusahaan peduli dengan masalahnya.

Sehingga ketika kita merasa nggak nyaman, dan melaporkan hal itu kepada atasan.
Masalah tersebut akan ditindak tegas oleh perusahaan, karena power kita.

Caranya gimana?
Jadilah karyawan yang dibutuhkan.
Bekerjalah dengan penuh dedikasi tinggi, berikan semua kemampuan dan inovasi terbaik, sehingga bukan hanya kita yang butuh pekerjaan di perusahaan tersebut, tapi perusahaan juga amat sangat butuh kita.

Saya punya pengalaman pribadi tentang hal ini, dulu ketika saya kerja di sebuah perusahaan kontraktor, saya ditempatkan di ruangan tehnik, di mana semua isinya karyawan laki-laki dan orang-orang dari proyek.

Alhasil, saya sungguh merasa nggak nyaman dengan pandangan beberapa orang, yang ketika datang ke ruangan tersebut, selalu melihat saya dengan tidak sopan, dari atas kepala sampai ke ujung kaki.

Bahkan, sering mereka berbicara dengan saya, tapi matanya malah sibuk menggerayangi semua tubuh saya.

Lebih parah lagi, seorang karyawan malah sibuk duduk di depan meja saya, menatap saya berjam-jam lamanya, sungguh bikin risih dan tidak nyaman.

Akhirnya, saya protes ke atasan, dan saya kasih ultimatum, kalau rekan kerja lainnya masih seperti itu, saya tidak mau lagi kerja di situ.

Keesokan harinya, atasan saya menyuruh office boy di kantor tersebut, memindahkan kursi saya, di ruangan dia, biar lebih aman dari gerayangan mata rekan lelaki.

Beberapa karyawan wanita lainnya mengatakan, saya beruntung disayang atasan.
Padahal kata saya, atasan sayang sama kinerja dan kemampuan saya, yang membuat saya punya power kalau ngambek, atasan peduli.

2. Selalu tegas terhadap siapapun yang bersikap kurang sopan

Pelecehan seksual itu ibarat kejahatan, yang mana seringnya terjadi karena kesempatan.
Dan kadang kesempatan itu kita sebagai wanita yang memberikannya, tanpa disadari.

Misal, ada yang berlaku tidak sopan ke kita, menyentuh tubuh atau bagian manapun yang bikin wanita tidak nyaman, tapi kita malah diam saja.

Hal itu, akan membuat pelaku pelecehan menganggap kalau kita memberi lampu hijau untuk meneruskan sikap kurang sopannya dan berujung pelecehan seksual pada wanita.

Karenanya, tegaslah pada setiap perbuatan orang lain, khususnya lelaki yang bersikap kurang sopan.
Dengan demikian, sang lelaki tahu, kalau kita tidak memberi lampu hijau untuknya melakukan hal lebih.

3. Gunakan pakaian yang sopan

Meski banyak yang mengatakan, kalau pelecehan seksual bukan salah rok mini atau pakaian wanita yang sangat terbuka atau 'menantang', tapi menurut saya hal itu benar adanya.

Kenyataannya salah satu ciri wanita yang benar-benar tegas dalam menanggapi pelecehan seksual, yaitu dengan mencintai tubuhnya, caranya tidak membiarkan banyak orang, khususnya lelaki bisa melihat keindahan tubuhnya.

Ini yang menjawab, mengapa saya dulu sering digerayangi mata rekan kerja lelaki, ketika bekerja di kantor kontraktor.
Salah satu alasannya, karena meski sudah berjilbab, tapi pakaian saya sangat ketat dan memperlihatkan lekuk tubuh.

Sejujurnya hal tersebut tidak sepenuhnya saya sengaja lakukan, karena kondisi dulu sebelumnya saya bertubuh kurus, lalu berat badan saya naik, dan membuat baju-baju saya jadi ketat.

Seharusnya saya membeli baju yang baru, namun memang penghasilan saya ketika itu mengharuskan saya untuk berhemat.

Jadi, itu juga yang membuat atasan saya memilih memindahkan saya ke ruangannya, daripada menegur keras rekan kerja lainnya, karena mungkin dia tahu penyebab rekan lainnya seperti itu, karena baju saya juga yang terkesan mengundang.

Jadi, pakaian juga memegang peranan penting dalam menyebabkan terjadinya pelecehan seksual pada wanita di tempat kerja, karenanya gunakan pakaian yang sopan sebagai ikhtiar terhindar dari pelecehan seksual yang mengintai wanita di tempat kerja.

4. Hindari memancing orang bertindak tidak sopan

Sudah kodrat seorang lelaki, untuk menyukai pemandangan indah dari tubuh wanita, termasuk suara atau gerak gerik wanita yang terkesan manja dan 'mengundang'.

Jadi, bukan semata karena pakaian dan sikap tegas menolak percobaan pelecehan seksual, tapi sikap kita dalam bergaul dengan rekan kerja lelaki, sebaiknya dibatasi dalam sikap profesional.

Jangan bermanja-manja dengan lekuk tubuh yang terkesan membuat lelaki jadi tidak konsentrasi menjadi lelaki yang bermartabat.

5. Hindari kesempatan dan situasi yang memungkinkan terjadinya pelecehan

Dalam Islam, kita sudah diajarkan bagaimana bersosialisasi dengan lelaki yang bukan mahrom, yaitu diharamkan hanya berdua saja dengan lelaki yang bukan mahrom berada di dalam ruangan atau bepergian berdua.

Sayangnya, di zaman sekarang, kadang sulit menghindari hal tersebut.
Sayapun ketika masih kerja, sering bepergian berdua dengan atasan.

Beruntung saya punya atasan yang bermartabat, di mana yang usianya di atas saya selalu menjaga saya dengan baik, sementara atasan yang usianya di bawah saya, menghormati saya layaknya kakaknya.
Karena saya punya power.

6. Berani speak up

Yang paling penting adalah, jangan takut speak up atau laporkan jika terjadi pelecehan, tak peduli siapapun pelakunya.

Mau rekan kerja, atau atasan, jangan takut kehilangan pekerjaan, karena membiarkan pelecehan, itu sama saja mengundang neraka dalam hidup kita.

Jadi, speak up, dan modali diri dengan punya power.


Penutup


Pelecehan seksual pada wanita di tempat kerja memang sering terjadi, bukan hanya dilakukan oleh rekan kerja lelaki, seringnya juga dilakukan oleh atasan.

Dan untuk kasus pelecehan seksual oleh atasan ini, biasanya memang sulit terungkap dan dibiarkan saja oleh wanita yang menjadi korbannya.

Padahal kita semua tahu, betapa orang yang dilecehkan tersebut, tidak hanya merasa terhina dan dipermalukan maupun diintimidasi, tapi juga membawa rasa trauma seumur hidup.

Karenanya, jangan takut, lawan selalu pelecehan, dengan semua ikhtiar agar dapat menghindari pelecehan seksual pada wanita yang sering terjadi di tempat kerja.


Sidoarjo, 16 Juli 2022

Sumber: opini dan pengalaman pribadi
Gambar: Canva edit by Rey
Next Post Previous Post