Wanita dan AIDS di Hari AIDS Sedunia

Hari Aids Sedunia

Woman Daily - Baru ngeh dong  kalau hari ini adalah hari AIDS sedunia.
Yup, hari AIDS sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember, dan untuk tema peringatan Hari AIDS Sedunia kali ini, adalah "Akhiri ketidaksetaraan. Akhiri AIDS"

As we know, AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, yang merupakan penyakit dengan awalnya dari serangan HIV (Human Immunodeficiency Virus). 

Virus dong, makanya nggak bakal ada obatnya ya.
HIV merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia, dan dia juga menginfeksi serta menghancurkan jenis sel darah putih di dalam tubuh.
Hal ini membuat daya tubuh memburuk dan jadinya rentan diserang berbagi penyakit.

Virus HIV  ditularkan melalui pertukaran beragam cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, misal darah, ASI (Air Susu Ibu), air mani hingga cairan vagina. 

Bahkan virus ini juga bisa ditularkan dari ibu ke anaknya selama masa kehamilan dan persalinan. 
That's why, penting banget untuk disadari dan dimengerti, bahwa orang tidak terinfeksi HIV hanya dengan melalui kontak biasa sehari-hari, bahkan  seperti berciuman, berpelukan, berjabat tangan, atau berbagi benda pribadi, makanan atau air. 

Terlebih, di masa kini, para orang dengan virus HIV menjalani terapi ART (antiretroviral), dan terdiri dari obat-obatan untuk menekan virus, agar tidak menularkan HIV ke pasangan seksual mereka. 

Karena itu juga, maka akses sedini mungkin untuk terapi ART, serta dukungan untuk tetap menjalani pengobatan sangat penting, karena bukan hanya meningkatkan kesehatan orang dengan HIV, tapi juga mencegah penularan HIV.


AIDS Di Indonesia


AIDS muncul pertama kalinya di Indonesia di tahun 1987. Dan saat itu masih banyak yang awam tentang AIDS.

Seiring waktu, mulai ada dan semakin bertambah orang yang peduli dengan adanya HIV-AIDS, sehingga kemudian masyarakat jadi lebih teredukasi tentang bahaya penyakit tersebut.

Memang sih, awalnya penyakit HIV-AIDS ini begitu menakutkan dan memporak porandakan mental korbannya, karena selalu identik dengan kematian.

Untungnya, seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, dan melalui penelitian serta penemuan-penemuan baru di dunia farmasi, kini HIV/AIDS sudah termasuk dalam gangguan kesehatan yang dapat dikendalikan.

Meskipun demikian, masih banyak juga masyarakat Indonesia yang paham apa itu HIV-AIDS, demikian juga pandangan masyarakat terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) yang berkaitan dengan moralnya.

Seperti, kalau ODHA sudah pasti orang nggak bener, karena yang kebanyakan orang tahu, HIV-AIDS penularannya melalui hubungan seksual.


Wanita dan AIDS


Yang menyedihkan nih ya, masih banyak wanita yang rentan tertular HIV-AIDS, meskipun gaya hidupnya seperti kebanyakan wanita biasa.
Sering banget kita dengarkan kisah ibu rumah tangga, yang kesehariannya di rumah saja, tak pernah berlaku yang aneh-aneh di luar moral.

Apa itu HIV-AIDS

Eh tiba-tiba terjangkit HIV.
Kakak saya sejak dulu sering banget menyaksikan sendiri kisah seperti itu, karena dia bekerja di sebuah rumah sakit daerah, yang selalu aktif mencari peluang terjangkitnya orang terdekat di sekitar ODHA.

Hal ini sungguh terasa tidak adil, terlebih seorang wanita yang harus hamil dan melahirkan anak-anak, yang bisa saja terjangkit oleh virus tersebut.

Bukan hanya itu, sering juga kita mendengar cerita beberapa ODHA yang terjangkit dari menjadi korban pemerkosaan.
Sungguh hal-hal demikian terasa sangat tidak adil bagi para wanita.

That's why, edukasi tentang AIDS itu penting banget.
Dan keberadaan ODHA pun harus selalu dipantau dan diberi support, agar mau menjalani pengobatan, sehingga meminimalisir penularan virus tersebut.

Semoga dengan peringatan hari AIDS sedunia kali ini, akan benar-benar memberikan harapan baru kepada para ODHA untuk bisa lebih sehat, serta memutus rantai penularan HIV-AIDS.

Beware ladies.


Sumber: 
  • https://www.kompas.com/
  • https://www.savyamirawcc.com/
Gambar: Canva edit by Rey


Next Post Previous Post