Alasan Wanita Kehilangan Rasa Cinta Pada Pasangannya

alasan-wanita-kehilangan-rasa-cinta

Alasan wanita kehilangan rasa cinta pada pasangannya itu beragam, dan tidak melulu karena adanya orang ketiga dalam sebuah hubungannya.

Nyatanya, wanita juga bisa hilang respect sama seseorang, termasuk kepada pasangannya, bahkan tanpa langsung mengalihkan cintanya untuk orang lain.


Wanita yang Mati Rasa Terhadap Pasangan


Di zaman sekarang, banyak wanita yang memutuskan menghindari pernikahan, hanya karena tidak mau terikat sebuah hubungan tanpa rasa.

alasan-wanita-kehilangan-rasa-cinta

Karena kenyataannya, ada begitu banyak, pasangan suami istri yang bertahan dalam pernikahan tanpa rasa, terutama rasa cinta kepada pasangannya.

Pasangan yang mengalami hal tersebut, biasanya wanita.
Ketika wanita yang mati rasa terhadap pasangannya, mereka hanya akan bertahan dengan satu atau dua tujuan, tanpa peduli cinta lagi.

Tentu saja, ini akan mempengaruhi sikapnya terhadap pasangannya, yang rata-rata berubah jadi dingin dan biasa saja.

Jadi, sebenarnya, kita para lelaki atau suami menyadari, bahwa mereka beruntung memiliki istri yang cerewet, yang mulutnya nggak pernah berhenti mengeluh, mengomel, meminta dan sebagainya, yang kadang dinilai annoying bagi sebagian pria, tanpa mereka sadari, begitulah cara wanita menunjukan kasih sayang dan cintanya.

Berbeda dengan lelaki, ketika mereka sudah mati rasa terhadap pasangannya, kebanyakan dari mereka, akan menggunakannya untuk mencari penggantinya, meski status resmi masih disandangnya.

Meskipun, hal ini bukan mutlak terjadi pada semua wanita, dan juga pada semua pria ya.
  

Ciri-Ciri Wanita Kehilangan Rasa Cinta pada Pasangannya


Kebanyakan pria atau lelaki, sepertinya masih kesulitan memaknai wanita yang mati rasa pada pasangannya, atau kehilangan rasa cinta kepada pasangannya.

alasan-wanita-kehilangan-rasa-cinta

Banyak banget yang salah memaknai sikap wanita, yang sebenarnya udah jadi tanda bahwa si wanita sudah mulai kehilangan rasa cinta kepada pasangannya.

Karenanya, para pria telat menyadari masalah tersebut, sampai akhirnya hubungan sudah sulit untuk diperbaiki kembali, saking terlalu lama si wanita kehilangan rasa cintanya.

Seharusnya, para pria segera bertindak, memperbaiki keadaan, bahkan ketika wanitanya mulai menunjukan ciri-ciri kehilangan rasa cintanya, seperti:


1. Berubah menjadi lebih banyak diam


Para pria harus mengetahui, kalau kodrat wanita diciptakan dengan kebutuhan mengeluarkan 20ribu kata setiap harinya, sementara pria hanya butuh mengeluarkan 7ribu kata saja.

Namun, wanita sejujurnya tidak sembarang mengeluarkan kata-kata tersebut, untuk semua orang. Kebanyakan wanita hanya akan nyaman memenuhi kebutuhan itu, kepada orang yang istimewa buatnya.

Jadi, jika wanita masih cerewet, banyak berbicara, apa saja kepada pria, seharusnya pria merasa terberkahi, bukannya merasa terganggu.

Dan ketika akhirnya si wanita lebih banyak diam, itu bukan berarti wanitanya akhirnya mengerti dan memberi waktu dan ruang kepada pasangannya, tanpa ocehannya.

Tapi, itulah tanda, kalau si wanita sudah mulai kehilangan rasa cintanya, dan sudah mulai menganggap, kalau si pria bukan lagi orang istimewa untuk mendengarkan ocehannya.


2. Tidak lagi banyak mengatur


Seperti sudah menjadi kodratnya, kebanyakan wanita selalu menunjukan rasa cintanya dalam bentuk perhatian yang berlebihan di mata pria.

Berlebihan itu, karena kebanyakan wanita jadi suka mengatur pria yang disukainya, tentu saja agar sesuai dengan hal-hal yang positif ya.

Misal, mengatur pakaiannya agar lebih sopan dan rapi, bentuk rambutnya, sikapnya, terlebih kebiasan buruknya, misal merokok.

Meskipun ada juga wanita yang tidak seperti itu ya, namun kenyataannya. lebih banyak wanita yang suka mengatur, ketimbang memberikan kenyamanan 'palsu' buat pasangannya.

Karena mencintai adalah mengubah jadi lebih baik, itulah makna tertinggi dari mencintai untuk wanita normal, dan saya pikir para pria juga demikian.

Nah, jika ada wanita yang mulai berubah, jadi lebih banyak (terlihat) memaklumi, apapun yang pasangannya lakukan, seharusnya pria mulai merasa khawatir karena itu sudah merupakan tanda wanita kehilangan rasa cintanya, sehingga berubah menjadi tak peduli lagi.


3. Tidak lagi banyak bertanya ini itu, terutama ketika sedang tidak bersama


Bukan hanya tidak banyak mengatur lagi, tapi wanita juga akan berhenti peduli dengan keberadaan pria, di manapun dia berada.

Jika biasanya, cara wanita menunjukan cintanya dengan peduli ketika pasangannya sedang berada di manapun, dia pasti akan sibuk bertanya, prianya di mana? sedang apa? kapan pulang?

Bahkan kadang wanita terlihat merajuk, ketika pasangannya tidak atau telat memberi kabar dia di mana. Kadang, hal ini terasa annoying buat pria, tanpa mereka sadari, bahwa demikianlah cara wanita menunjukan rasa cinta yang kebanyakan berbentuk kepedulian.

Sehingga, ketika suatu saat, sang wanita berubah jadi biasa saja, sudah jarang bahkan hampir tak pernah lagi bertanya ini itu ketika sang pria pergi, maka itu adalah ciri atau tanda si wanita mulai kehilangan rasa cintanya. 


4. Menghindari pembicaraan serius atau yang menyangkut masa depan


Wanita, suka sekali memikirkan masa depan, meski kadang hanya berandai-andai, sampai akhirnya jadi over thinking.
Mereka juga menyukai pembicaraan yang serius, terutama menyangkut masa depan.

Jika wanita mulai menghindari pembicaraan seperti ini, bisa jadi karena pasangannya sudah tidak terlalu istimewa di hatinya, bahkan si wanita enggan memikirkan di masa depan, akan tetap bersama sang pria.


2 Alasan Wanita Kehilangan Rasa Cinta Pada Pasangannya


Kalau dipikir-pikir, ada begitu banyak alasan mengapa wanita bisa kehilangan rasa cintanya kepada pasangannya, karena kebanyakan wanita, biasanya mencintai dengan dalam, terlebih ketika sudah menikah.

alasan-wanita-kehilangan-rasa-cinta

Nyatanya, bahkan yang mencintai sampai mendalam, atau yang sering dikatakan bucin, masih bisa kehilangan rasa cinta loh.

Penyebabnya banyak, tapi saya sederhanakan untuk 2 alasan utama yang paling sering dialami oleh kebanyakan wanita yang akhirnya mati rasa, yaitu:


1. Terlalu sering dikecewakan untuk hal yang sama


Se-bucin apapun wanita, eh bahkan pria juga sih.
Akan kehilangan rasa cinta juga, jika dia terlalu sering dikecewakan oleh hal yang sama berulang kali.

Celakanya, hal ini yang paling sering dilakukan pria, terhadap wanita yang dicintainya, melakukan kesalahan yang sama, berulang kali.

Dengan alih-alih kalau mending minta maaf, ketimbang minta izin.
Kata maaf memang penting, tapi tidak untuk dilakukan berulang kali untuk hal yang sama.
Itu namanya tidak ada respek terhadap pasangan.  

Bahkan ada juga pria yang ketika wanitanya marah dengan kata maaf berulang, untuk satu hal yang juga berulang dia lakukan, lalu akhirnya dia memaknai dengan tidak pernah minta maaf lagi, untuk semua hal, karena menurutnya percuma.

Lalu, di kemudian hari dia mulai berbuat sesukanya, tidak pernah lagi ada kata maaf, sampai akhirnya pasangannya bukan hanya mati rasa, tapi eneg.

Barulah dia playing victim, menuduh wanitanya sudah tidak peduli dengannya, tanpa sedikitpun dia bertanya, apalagi menyadari, kalau semua itu adalah buah hati perbuatannya.


2. Merasa tidak dicintai


Saya sangat yakin, kebanyakan wanita, lebih memilih cinta ketimbang lainnya.
Itulah mengapa, banyak wanita yang bisa bertahan dalam pernikahannya, meski kehidupannya selalu kesulitan uang.
Tapi, hanya sedikit wanita yang bertahan tanpa selingkuh, ketika hidupnya kekurangan cinta.

Cinta itu, penting untuk wanita, dan tentu saja cinta untuk wanita bentuknya adalah perhatian atau mengutamakan si wanita.

Intinya, cinta untuk wanita adalah sesuatu yang bisa menyentuh hatinya, yang sesungguhnya tidak melulu untuk hal-hal yang besar seperti berlian, tapi juga bisa dalam hal-hal kecil, seperti, selalu memprioritaskan wanita, selalu memikirkan perasaannya, dan selalu-selalu lainnya yang intinya menyentuh hatinya.

Jika hal ini tidak dirasakan oleh wanita, meski sang pria mengaku mencintainya, maka janganlah heran jika suatu saat wanitanya kehilangan rasa cinta.


Penutup


Sesungguhnya, tak ada yang lebih menyedihkan, dari kehilangan rasa cinta dalam sebuah hubungan. Karena, disadari atau tidak, rasa cinta itu menjadi sumber dari segalanya untuk sebuah hubungan.

Sumber kekuatan, sumber kepercayaan, sumber kenyamanan dan segalanya.
Namun, rasa cinta juga bisa hilang dari hati wanita, dan tentu saja semua itu ada alasannya.

Dan, kebanyakan alasan wanita kehilangan rasa cinta pada pasangannya, dikarenakan sesuatu yang mengganggu hatinya, dan terjadi berulang kali.


Sumber dan referensi
Gambar: Canva edit by Rey


Demikianlah artikel tentang alasan wanita kehilangan rasa cinta pada pasangannya, semoga bermanfaat.
Next Post Previous Post